Press Centre

Others

Dari Pengemudi Grab Jadi Penerus Warung Pecel, Pengusaha Ini Manfaatkan AI untuk Kembangkan Usaha Keluarga

Asisten AI GrabMerchant membantu UMKM keluarga mengelola operasional, merancang promosi, dan memahami performa usaha dengan lebih mudah.

Keterangan Foto: Moris Suhendi, pemilik Warung Bude Pecel Khas Wonogiri dan mantan Mitra Pengemudi Grab, memanfaatkan ekosistem dan teknologi AI Grab untuk mengembangkan usaha kuliner keluarganya.

Jakarta, 31 Juli 2026 – Berawal dari membantu sang ibu menjajakan pecel khas Wonogiri, Moris Suhendi kini meneruskan usaha keluarga yang telah berjalan selama 28 tahun dengan memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Salah satu strategi yang ia terapkan berdasarkan rekomendasi Asisten AI GrabMerchant berhasil mendorong penjualan menu bundling Paket Duo Hemat 48,42% lebih tinggi dibandingkan dengan penjualan menu Pecel Campur satuan. 

Perjalanan Moris menunjukkan bagaimana teknologi dapat membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mempertahankan cita rasa warisan keluarga sekaligus beradaptasi dengan perubahan perilaku pelanggan. Melalui GrabFood, ia dapat menjangkau pelanggan di luar lingkungan tempat usahanya beroperasi, sementara Asisten AI GrabMerchant membantunya mengelola toko, memahami performa bisnis, serta mempertimbangkan keputusan usaha berdasarkan data. 

Kisah Warung Bude Pecel Khas Wonogiri menjadi bagian dari kampanye Grab Indonesia, “Temukan Jawaban untuk Apa Pun”, yang diluncurkan pada 12 Juni 2026, untuk memperkenalkan AI sebagai alat bantu yang praktis dan mudah digunakan oleh para pelaku usaha. Pemanfaatan fitur ini juga terus meningkat. Dalam waktu kurang dari lima bulan, mitra merchant telah berinteraksi dengan Asisten AI GrabMerchant lebih dari satu juta kali, dengan tingkat kepuasan pengguna mencapai 96,1%.

Manfaat dari fitur dan kampanye Grab tersebut pun dirasakan oleh salah satu mitra Merchant Grab, Moris Suhendi, pemilik Warung Bude Pecel Khas Wonogiri, sebuah usaha keluarga yang telah dirintis selama 28 tahun. Moris sebelumnya merupakan Mitra Pengemudi Grab yang terinspirasi untuk mendigitalisasi usaha keluarganya. Kini, Moris meneruskan usaha yang dimulai ibunya tersebut dengan memanfaatkan GrabFood untuk menjangkau lebih banyak pelanggan dan Asisten AI GrabMerchant untuk mendukung pengelolaan usahanya, sehingga usaha tersebut dapat terus berkembang dan naik kelas.

Meneruskan Warisan Keluarga Melalui Peluang Digital

Keterangan Foto: Moris Suhendi sedang menyiapkan pesanan pecel Wonogiri.

Perjalanan Warung Bude Pecel Khas Wonogiri bermula pada 1998, ketika orang tua Moris merantau ke Tangerang. Sang ibu, Sari, mulai menjual pecel keliling. Berbekal keterampilan memasak hidangan khas Wonogiri, Ibu Sari menjajakan pecel buatannya di sekitar sekolah dasar, pasar, dan kompleks permukiman.

Setelah menyelesaikan sekolah, Moris mulai membantu usaha ibunya. Pada 2019, ia juga bergabung sebagai Mitra Pengemudi Grab. Setiap pagi, Moris membantu mempersiapkan masakan sebelum melanjutkan aktivitas mengantar paket pada siang hari.

Melalui pekerjaannya tersebut, Moris melihat secara langsung bagaimana berbagai usaha kuliner menerima pesanan dan melayani pelanggan melalui platform digital. Pengalaman itu mendorongnya untuk mendaftarkan usaha keluarganya sebagai Mitra Merchant GrabFood pada 2021. Sejak hari pertama tersedia di aplikasi, Warung Bude Pecel Khas Wonogiri mulai menerima pesanan dari pelanggan baru di luar wilayah tempat mereka biasa berjualan.

Sebelumnya, ibu saya hanya berjualan di lingkungan sekitar Kelurahan Tajur. Setelah bergabung dengan Grab, jangkauan pelanggan menjadi lebih luas. Pesanan bisa datang dari Bintaro hingga Kunciran. Pelanggan yang sebelumnya tidak mengetahui usaha kami akhirnya bisa menemukan dan membeli menu kami,” ujar Moris.

Dalam mengembangkan usahanya, Moris juga sempat mendapat dukungan dana setelah menjadi pemenang GrabModal Mantul Challenge. Melalui program tersebut, ia memperoleh pinjaman modal usaha senilai lebih dari 10 juta rupiah. 

Seiring berkembangnya usaha, Moris aktif mempelajari berbagai fitur pada aplikasi GrabMerchant. Ketika Asisten AI GrabMerchant tersedia, ia mulai menggunakannya untuk membantu mengelola toko, mulai dari mengubah jam operasional dan menetapkan jadwal khusus hingga menonaktifkan menu yang tidak tersedia.

“Asisten AI ini benar-benar saya gunakan sebagai asisten, sesuai dengan namanya. Kalau ingin memperpanjang jam buka, mengubah jadwal khusus untuk hari itu, atau mematikan menu yang sudah habis, prosesnya jadi lebih mudah. Dulu harus mengatur semuanya secara manual. Sekarang ada shortcut untuk membantu manajemen aplikasi,” jelas Moris.

Asisten AI sebagai “Kamus” untuk Operasional dan Analisis Usaha

Keterangan Foto: Moris Suhendi memanfaatkan Asisten AI GrabMerchant untuk mengoptimalkan penjualan Warung Bude Pecel Khas Wonogiri.

Bagi Moris, teknologi AI tidak hanya berguna bagi usaha berskala besar. Pengalamannya menunjukkan bahwa AI juga dapat menjadi pendamping harian bagi UMKM untuk memahami performa toko, menyusun promosi yang tepat, serta mencari solusi atas kendala operasional.

“Mungkin ada teman-teman merchant yang merasa AI masih rumit, tetapi anggapan seperti itu perlu dikesampingkan terlebih dahulu. Kita bisa mulai dengan menanyakan hal-hal yang paling dasar. Setelah itu, kita pasti akan mendapat jawaban. Biasanya, pertanyaan lain akan muncul di kepala kita dengan sendirinya. Kita harus coba terlebih dahulu agar tahu manfaatnya,” ujar Moris.

Asisten AI GrabMerchant membantu Moris memahami analisis toko dengan bahasa yang lebih sederhana. Ia juga memanfaatkan fitur ini untuk mengevaluasi promosi dengan mempertimbangkan harga jual, potongan, dan komisi agar margin tetap terjaga.

“Fitur ini seperti kamus untuk GrabMerchant. Informasi yang sebelumnya sulit saya pahami sekarang bisa saya tanyakan dari A sampai Z. Penjelasannya lebih mudah dimengerti, sehingga saya bisa memahami analisis usaha saya. Pertanyaan yang sering kali saya ajukan sebenarnya sederhana, tetapi hasil perhitungannya membantu saya melihat kondisi usaha dengan lebih jelas. Saat harga bahan baku naik atau saya ingin mencoba promo, saya bisa mengecek kembali apakah harga yang digunakan masih aman. Itu membuat saya lebih tenang dan percaya diri dalam mengambil keputusan,” ujar Moris.

Salah satu rekomendasi Asisten AI GrabMerchant yang kemudian diterapkan Moris adalah menggabungkan dua porsi Pecel Campur menjadi satu menu bundling bernama Paket Duo Hemat [2X Pecel Campur]. Penawaran yang lebih efisien ini mendapat antusiasme tinggi dari konsumen, hingga sukses menjadi menu yang paling sering dipesan. 

Moris juga memanfaatkan Asisten AI GrabMerchant untuk memantau perkembangan usahanya. Menurutnya, berdasarkan informasi yang ia dapatkan, sejak menu bundling tersebut diperkenalkan pada April 2026, Paket Duo Hemat telah mengalami peningkatan penjualan sebesar 48,42% dibandingkan dengan penjualan Pecel Campur satuan. 

Keaktifan Moris dalam mengeksplorasi fitur Asisten AI GrabMerchant juga membawanya mengikuti tantangan Merchant Paling lihAI, yang memberinya kesempatan untuk menjadi salah satu pemenang dan memperoleh hadiah logam mulia. Namun baginya, manfaat terbesar yang ia peroleh  bukan sekadar hadiah, melainkan pengetahuan baru dari berbagai jawaban Asisten AI yang dapat langsung diterapkan dalam operasional sehari-hari.

Saat ini, Moris menangani langsung proses memasak dan operasional Warung Bude Pecel Khas Wonogiri dengan dukungan dari istrinya. Usaha tersebut paling ramai melayani pelanggan pada pagi hari, terutama sekitar pukul 07.00 hingga 08.30, dengan permintaan yang cenderung lebih tinggi pada akhir pekan.

Perkembangan usaha keluarganya tersebut juga mendorong Moris untuk terus mempelajari berbagai fitur yang tersedia di aplikasi GrabMerchant. Baginya, teknologi bukan hanya membantu memperluas jangkauan pelanggan, tetapi juga memberikan informasi yang dapat digunakan untuk mengelola usaha secara lebih terencana. Ke depan, Moris berencana memanfaatkan Asisten AI GrabMerchant untuk menyusun target usaha dan menentukan langkah pengembangan Warung Bude Pecel Khas Wonogiri secara bertahap.

Pengalaman Moris sejalan dengan komitmen Grab melalui kampanye “Temukan Jawaban untuk Apa Pun” yang bertujuan menghadirkan teknologi AI yang relevan, mudah digunakan, dan sesuai dengan kebutuhan mitra. Pengembangan Asisten AI GrabMerchant membantu pelaku usaha memahami dinamika bisnis yang berjalan serta mempertimbangkan keputusan operasional secara lebih terukur. Hal ini terbukti dari tingginya adopsi fitur tersebut, dengan 59,2% gerai merchant Grab di Indonesia tercatat aktif menggunakannya sepanjang periode awal tahun hingga Mei untuk mendukung pengelolaan usaha sehari-hari. 

Melinda Savitri, Country Marketing & Communications Head, Grab Indonesia, menjelaskan, “Kami ingin memastikan teknologi AI dapat dimanfaatkan secara inklusif oleh berbagai skala usaha, termasuk UMKM keluarga. Karena itu, Asisten AI GrabMerchant dirancang agar mudah digunakan dan relevan dengan kebutuhan merchant, sehingga dapat mendukung mereka dalam mengelola dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Melalui kampanye “Temukan Jawaban untuk Apa Pun”, kami berharap semakin banyak merchant yang mengoptimalkan pemanfaatan fitur yang telah Grab sediakan.

Melalui dukungan teknologi yang semakin mudah diakses, pelaku UMKM memiliki lebih banyak peluang untuk memperkuat pengelolaan usaha, menjangkau pelanggan baru, dan mengembangkan bisnis sesuai dengan kebutuhan mereka.

Saat ini, pelaku UMKM yang ingin memperluas jangkauan usaha dapat bergabung sebagai Mitra GrabMerchant melalui situs GrabMerchant atau aplikasi GrabMerchant yang tersedia di App Store dan Google Play.

Kunjungi pusat informasi media kami di negara lain

Ikuti perkembangan terbaru melalui sosial media kami

  • Facebook
  • LinkedIn
  • Instagram
  • Twitter
Bisnis

Grab Luncurkan GrabRewards untuk Membuat Perjalanan Sarat Manfaat

Grab hari ini mengumumkan GrabRewards, loyalty program regional pertama di Asia Tenggara untuk penumpang layanan pemesanan kendaraan, sekaligus menandakan satu tahun penuh kesuksesan pada tahun 2016 yang telah dilalui oleh penyedia layanan pemesanan kendaraan terdepan di Asia Tenggara ini.

Pengemudi & PelangganProduk & Teknologi

Grab Luncurkan Layanan In-app Instant Messaging, GrabChat, untuk Layanan Pemesanan Kendaraannya di Seluruh Asia Tenggara

Grab hari ini mengumumkan ketersediaan GrabChat, platform instant messaging atau pesan instan yang dibangun di dalam aplikasi Grab, untuk seluruh negara dimana Grab beroperasi di Asia Tenggara. Mulai hari ini sampai akhir minggu ini, GrabChat akan dihadirkan untuk seluruh pengguna Android dan iOS secara bertahap.