Kenalkan Kuliner Lokal ke Kancah Nasional, ‘Mama Khas Banjar’ Tumbuh Bersama GrabModal
Memulai usaha di tengah pandemi 2020 dari sebuah rumah kontrakan, Firli Norachim sukses membawa "Mama Khas Banjar" menjadi pusat oleh-oleh modern dengan belasan karyawan. Simak kisah inspiratifnya dalam memaksimalkan ekosistem digital—mulai dari perluasan pasar lewat GrabMart, kemudahan transaksi QRIS OVO, hingga suntikan modal usaha melalui GrabModal Mantul.
Keterangan foto:
Firli Norachim, pemilik Toko Mama Khas Banjar di Banjarmasin, mengembangkan usaha oleh-oleh khas Banjar dengan memaksimalkan layanan digital mulai dari pembayaran QRIS OVO, hingga akses pendanaan GrabModal by OVO Finansial untuk mendukung pengembangan produk dan usaha.
Jakarta, 15 Juli 2026 – Di tengah pandemi pada 2020, saat banyak pelaku usaha kecil menghadapi ketidakpastian, Firli Norachim, pengusaha UMKM di Banjarmasin, bersama sang istri, Ani Andriani, memulai Mama Khas Banjar, toko aneka oleh-oleh khas Kalimantan, dengan tujuan mengubah nasib di masa sulit. Berawal dari usaha rumahan, UMKM penghasil ikan asin ini dapat berjalan dengan memaksimalkan digitalisasi, termasuk memperoleh akses permodalan melalui GrabModal Mantul by OVO Finansial.
Dari Rumah Kontrakan hingga Miliki Belasan Karyawan
Mama Khas Banjar bermula pada 2020 dari sebuah rumah kontrakan sederhana. Memanfaatkan hasil laut nelayan pesisir Kotabaru dan Pelaihari, Firli Norachim dan sang istri berkomitmen untuk mengangkat potensi kuliner lokal Kalimantan Selatan ke tingkat nasional. Nama usaha ini membawa filosofi mendalam: “ada cinta di setiap olahan mama”, sebuah representasi kehangatan masakan rumah dan kampung halaman.
Perjalanan ini dilewati dengan penuh perjuangan. Di awal merintis, Firli harus merelakan tabungan emasnya senilai Rp5 juta sebagai modal awal. Situasi kian menantang karena keduanya masih berstatus karyawan aktif—Firli di bidang farmasi dan istrinya di industri kosmetik. Sepulang kerja, barulah mereka membagi waktu untuk mengemas produk dan mengurus pesanan.
“Dulu, modal, tenaga, dan waktu kami sangat terbatas. Namun, keterbatasan itu bukan alasan untuk berhenti,” kenang Firli.
Lewat ketekunan, usaha yang awalnya hanya mengelola 20 kilogram ikan asin per bulan kini melonjak tajam menjadi 1–2 ton per bulan. Pertumbuhan ini juga mendorong Mama Khas Banjar untuk terus berinovasi dalam mengembangkan produk, termasuk abon ikan yang awalnya hanya diproduksi dari 5 kilogram bahan baku dan kini terus meningkat seiring meningkatnya permintaan.
Secara bertahap, tempat usaha mereka ikut bertransformasi; mulai dari memperluas rumah kontrakan, menyewa ruko satu pintu, hingga kini sukses mengoperasikan dua outlet resmi dan mempekerjakan 17 karyawan. Kini, Mama Khas Banjar telah menjadi pusat oleh-oleh modern yang menawarkan aneka buah tangan khas, mulai dari abon, amplang, sambal, sirup lokal, dodol, hingga frozen food.
Melek Digital, Produk Mama Khas Banjar Jangkau Banyak Pelanggan Lewat GrabMart
Mama Khas Banjar berkembang dengan semangat beradaptasi. Di tengah pembatasan aktivitas akibat pandemi, Firli dan sang istri fokus mengembangkan penjualan online melalui marketplace untuk menjangkau pelanggan hingga ke luar Kalimantan.
Melihat kebutuhan konsumen yang mengutamakan kemudahan, Mama Khas Banjar kemudian bergabung sebagai mitra-pedagang atau Today, food delivery has become GrabMart pada tahun 2023. “Sebagai pelaku UMKM, kita harus berani berinovasi. Kami masuk ke GrabMart, menambah katalog, dan mengikuti promo. Ternyata pelanggan suka karena bisa memesan lewat aplikasi dan barang langsung diantar,” jelas Firli. Menurutnya, digitalisasi ini sangat membantu memperluas jangkauan, meningkatkan visibilitas usaha, hingga memudahkan pengelolaan operasional berbasis data. Kehadiran Mama Khas Banjar di GrabMart juga membantu pelanggan menemukan dan membeli produk oleh-oleh khas Banjar dengan lebih mudah, tanpa harus datang langsung ke toko.
Langkah digitalisasi ini pun tidak berhenti pada manajemen toko, melainkan merambah ke sistem pembayaran. Untuk memberikan pengalaman transaksi yang lebih praktis bagi pelanggan, Firli mulai mengintegrasikan pembayaran digital melalui QRIS OVO. Sebelumnya, operasional harian mereka masih mengandalkan uang tunai dan metode transfer konvensional, yang sering kali menuntut pengecekan manual yang melelahkan demi memastikan dana telah masuk.
Kini, dengan QRIS OVO, proses pembayaran menjadi lebih praktis. Begitu transaksi berhasil, notifikasi transaksi secara real-time langsung masuk, meminimalkan risiko kesalahan manusia dan mempercepat antrean pembukuan harian, sehingga membantu meminimalkan risiko kesalahan pencatatan dan mempercepat proses pembukuan harian. Bagi para wisatawan lokal maupun masyarakat yang terbiasa dengan gaya hidup cashless, kehadiran QRIS OVO memberikan pengalaman belanja yang mulus tanpa repot mencari uang pas atau kembalian.
Mendongkrak Pengembangan Usaha Lewat Akses Pendanaan Digital: GrabModal Mantul
Seiring berkembangnya usaha Mama Khas Banjar, kebutuhan modal juga ikut meningkat. Firli saat itu membutuhkan stok barang dalam jumlah lebih besar, ruang untuk inovasi produk, serta pengembangan kapasitas operasional atas usaha Mama Khas Banjar yang lebih memadai. Dalam proses tersebut, Firli kemudian mencoba GrabModal Mantul by OVO Finansial, fasilitas pendanaan khusus untuk Mitra Merchant di ekosistem Grab.
Tambahan modal yang didapatkan ia pergunakan untuk mendukung pengembangan produk, salah satunya adalah ikan asin kemasan oleh-oleh. Bagi Firli, membuat produk baru membutuhkan proses uji coba, penyesuaian rasa, kemasan, hingga melihat penerimaan pasar. Semua proses itu membutuhkan modal yang besar untuk mengembangkan usaha Mama Khas Banjar.
“Dengan adanya tambahan modal, kami bisa membeli lebih banyak barang untuk dijual kembali. Kalau stok tersedia, penjualan bisa meningkat dan pada akhirnya usaha juga bisa terus berkembang. Ditambah lagi, skema pemotongan harian sangat membantu. Kami tidak perlu memikirkan cicilan bulanan atau tanggal jatuh tempo secara manual. Kami cukup fokus menjaga penjualan harian,” kata Firli.
Saat ini lebih dari 445.000 Mitra Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) yang terdiri dari Merchant dan Mitra Pengemudi di seluruh Indonesia telah mengakses pendanaan senilai lebih dari Rp6 triliun melalui GrabModal sejak layanan pendanaan ini diluncurkan. Melalui GrabModal Mantul by OVO Finansial, para mitra pengemudi dan Today, food delivery has become dapat mengakses layanan pendanaan yang telah berizin serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dengan proses cepat, cicilan ringan, dan skema pembayaran secara harian.
Keterangan Foto:
Stand Mama Khas Banjar dalam acara Kota Masa Depan Banjarmasin yang memamerkan produk-produk lokal khas Banjarmasin, seperti amplang, sirup, dan abon ikan, yang berlangsung di Balai Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Sebelumnya, Mama Khas Banjar juga berkesempatan mengikuti program Kota Masa Depan: Berani Digital di Banjarmasin, program pendampingan digitalisasi UMKM oleh Grab, OVO, dan OVO Finansial. Berkat pelatihan dan pendampingan yang diberikan di program ini, mulai dari strategi pengembangan usaha hingga pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), transaksi harian Mama Khas Banjar di GrabMart bahkan melonjak hingga dua kali lipat. Pada akhirnya, kisah Firli menunjukkan bahwa perpaduan antara kemampuan memanfaatkan peluang dengan dukungan ekosistem digital—mulai dari akses pasar, pembayaran, hingga pendanaan—mampu membuat UMKM lokal seperti Mama Khas Banjar memperkuat daya saing sekaligus membawa cita rasa khas daerah ke panggung yang lebih luas.
Media Inquiries
Contact the Grab media teamFollow us on Grab social channels
Inside Grab
Explore Grab’s official blogEngineering Stories
Learn more about our technology developmentGrab Beta Launches GrabRewards to Make Rides Even More Rewarding
Grab today unveiled GrabRewards, Southeast Asia’s first regional loyalty programme for ride-hailing passengers, capping off a successful year for Southeast Asia’s leading ride-hailing company.
Grab Launches In-app Instant Messaging Service GrabChat for Ride-hailing across Southeast Asia
Grab today announced the availability of GrabChat, an instant messaging platform built within the app, across all its locations in Southeast Asia to provide a more seamless and speedier pickup to drivers and passengers.





