Press Centre

Others

Dari Medan ke Davos: Grab Bawa UMKM Kopi Indonesia ke Panggung Dunia

Lewat inisiatif ini, Grab Indonesia memperkuat peran teknologi dan kemitraan demi memperluas ekonomi digital yang inklusif, berkelanjutan, serta membawa kiprah UMKM ke ranah internasional.

Keterangan Foto: Anthony Tan, Group CEO & Co-Founder Grab (kedua kiri) bersama istri (kiri), mengunjungi booth Mitra UMKM Grab asal Medan dan perwakilan UMKM Indonesia, Coffeenatics, yang menampilkan cita rasa kopi nusantara ke panggung global di Paviliun Indonesia, World Economic Forum 2026 Davos, Swiss (21/1).

Davos, Swiss, 23 Januari 2026 – Coffeenatics, Mitra UMKM Grab asal Medan, menjadi perwakilan UMKM Indonesia yang dihadirkan Grab untuk menampilkan cita rasa kopi nusantara di Paviliun Indonesia, pada gelaran World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss. Kehadiran Coffeenatics mencerminkan potensi besar UMKM lokal untuk bertransformasi, naik kelas, dan mengambil bagian dalam percakapan ekonomi global.

Partisipasi Coffeenatics di WEF Davos 2026 merupakan bagian dari konsistensi Grab dalam mengenalkan potensi UMKM Indonesia ke panggung global. Hal ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat perlindungan sosial dan mendorong ekonomi digital yang inklusif, dimana Grab menegaskan komitmen senilai Rp100 miliar melalui peluncuran Grab untuk Indonesia, sebuah dukungan berkelanjutan yang dirancang dalam tiga babak yang mencakup perlindungan lewat pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan Bukan Penerima Upah bagi Mitra Berprestasi, apresiasi berupa Bonus Hari Raya atau BHR untuk Mitra Berprestasi, dan pengembangan kapasitas melalui program GrabAcademy.

Keterangan Foto: Meutya Hafid, Menteri Komunikasi dan Digital, Republik Indonesia (kanan) mengunjungi booth Mitra Merchant Grab, Coffeenatics, di Paviliun Indonesia, World Economic Forum 2026 Davos, Swiss (21/1).

Sebagai UMKM kopi artisan yang terus berkembang, Coffeenatics dikenal dengan produk kopi berkualitas tinggi yang merepresentasikan kekayaan kopi Indonesia. Berbasis di Medan dan Jakarta, Coffeenatics juga telah mulai menjangkau pasar internasional seperti Singapura, dengan dukungan tim lebih dari 80 orang. Sejak berdiri pada 2015, Coffeenatics tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga membangun kemitraan dengan petani lokal di Sumatera dan Bali, serta aktif melibatkan komunitas melalui pelatihan dan edukasi kopi, sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem usaha yang berkelanjutan dan inklusif.

Harris Hartanto Tan, Executive Director dan Co-Founder Coffeenatics, menyampaikan bahwa partisipasi di Davos memberikan perspektif baru bagi UMKM. “Partisipasi di Davos membuka kesempatan bagi kami untuk belajar langsung tentang pasar global, membangun jejaring, dan memahami standar internasional yang relevan dengan industri kopi. Dukungan Grab membantu kami menjangkau lebih banyak pelanggan melalui ekosistem digital dan memperkuat kesiapan usaha untuk terus bertumbuh. Bagi kami, pertumbuhan tidak hanya soal ekspansi, tetapi juga dampak yang diberikan, termasuk ketika anggota tim kami yang awalnya tidak memiliki latar belakang kopi kini berhasil menjadi juara regional dan mengubah kehidupan keluarganya. Dari situ kami belajar bahwa Coffeenatics bukan hanya tentang kopi, tetapi tentang mimpi dan perubahan hidup.”

Keterangan Foto: Tirza Munusamy, Chief of Public Affairs, Grab Indonesia (paling kiri), Neneng Goenadi, Chief Executive Officer, Grab Indonesia (kedua kiri), Harris Hartanto Tan, Executive Director dan Co-Founder Coffeenatics (kedua dari kanan), Norita Chai, Co-Founder dan COO Coffeenatics (paling kanan) saat di booth Coffeenatics, Paviliun Indonesia, World Economic Forum 2026 Davos, Swiss (21/1).

Neneng Goenadi, Chief Executive Officer, Grab Indonesia, mengatakan bahwa UMKM memiliki peran krusial sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif. “Partisipasi Grab Indonesia di World Economic Forum 2026 menegaskan pentingnya peran teknologi dan kemitraan dalam mendorong ekonomi digital yang berkelanjutan, sekaligus membawa pengalaman nyata UMKM Indonesia ke dalam percakapan global. Tantangannya adalah memastikan pertumbuhan ekonomi digital tidak hanya berbicara soal skala, tetapi juga kualitas kemitraan dan keberlanjutan penghidupan para pelaku usahanya. Melalui forum ini, kami ingin menunjukkan bagaimana ekonomi digital berbasis kemitraan dapat tumbuh secara inklusif, dengan UMKM sebagai bagian utama dari ekosistem.”

Melalui pemanfaatan teknologi digital, Grab Indonesia terus berkontribusi dalam memperluas peluang ekonomi serta memperkuat peran UMKM sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi.

Keterangan Foto: Neneng Goenadi, Chief Executive Officer, Grab Indonesia (kedua dari kiri), memaparkan peran penting teknologi dan infrastruktur untuk ekonomi digital inklusif dalam diskusi panel yang diinisiasi oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bertajuk Indonesia’s Digital Renaissance: Creating a Connected, Creative and Competitive Economy di Davos, Swiss (21/1).

Selain menghadirkan Coffeenatics di Paviliun Indonesia, Grab juga berpartisipasi aktif dalam forum WEF Davos 2026 melalui sesi diskusi panel. Neneng Goenadi, Chief Executive Officer, Grab Indonesia, tampil sebagai salah seorang pembicara dalam sesi yang membahas peran teknologi dalam mendorong ekonomi digital, sekaligus menegaskan komitmen Grab dalam memperkuat keamanan dan keselamatan bagi pengguna di dalam ekosistem.

“Di Indonesia, ekonomi digital telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Pertumbuhan yang inklusif hanya dapat terwujud melalui infrastruktur yang kuat dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Dengan fondasi tersebut, Grab berkomitmen memberdayakan UMKM melalui akses permodalan, pemanfaatan teknologi, dan edukasi digital berbasis AI agar mereka dapat tumbuh secara berkelanjutan,” ujar Neneng.

Upaya mendorong ekonomi yang menyeluruh menuntut pendekatan yang konsisten dan kolaboratif di seluruh ekosistem. Perubahan ekonomi dimulai dari pelaku usaha di tingkat akar rumput dan diperkuat melalui sinergi berkelanjutan antara pelaku usaha, platform digital, dan pemangku kepentingan lainnya.

Dengan kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, pelaku usaha, serta mitra ekosistem lainnya, Grab berupaya menerjemahkan komitmen terhadap ekonomi inklusif ini ke dalam program-program nyata yang berdampak langsung bagi UMKM di berbagai daerah.

Keterangan Foto: Harris Hartanto Tan, Executive Director dan Co-Founder Coffeenatics dan Norita Chai, Co-Founder dan COO Coffeenatics menampilkan sajian kopi nusantara di booth Coffeenatics, Paviliun Indonesia, World Economic Forum (WEF) 2026 Davos, Swiss (21/1).

Komitmen Grab untuk pertumbuhan UMKM Indonesia juga turut dibuktikan melalui program Kota Masa Depan (Kolaborasi Nyata Untuk Masa Depan), yang berfokus pada peningkatan kapasitas dan daya saing dari para pelaku UMKM di kota-kota kecil melalui pemanfaatan teknologi dan akselerasi digital. Hingga kini, tercatat lebih dari 200.000 UMKM telah terdigitalisasi di ekosistem Grab. Secara lebih luas, sejak 2018 digitalisasi dalam ekosistem Grab turut berkontribusi menciptakan setidaknya 4,6 juta lapangan kerja di Indonesia.

Melalui partisipasi di World Economic Forum Davos 2026, Grab menegaskan perannya dalam memperluas akses dan membuka peluang bagi UMKM lokal untuk berkembang melalui pemanfaatan teknologi dan ekosistem digital yang inklusif. Dengan menghadirkan pelaku usaha asli daerah dalam forum strategis dan memperkuat kapasitas mereka secara berkelanjutan, Grab mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata serta memperkuat fondasi UMKM sebagai bagian penting dari pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Visit our country press centres

Media Inquiries

Contact the Grab media team

Follow us on Grab social channels

  • Facebook
  • LinkedIn
  • Instagram
  • Twitter
Business

Grab Beta Launches GrabRewards to Make Rides Even More Rewarding

Grab today unveiled GrabRewards, Southeast Asia’s first regional loyalty programme for ride-hailing passengers, capping off a successful year for Southeast Asia’s leading ride-hailing company.

Consumers & DriversTech & Product

Grab Launches In-app Instant Messaging Service GrabChat for Ride-hailing across Southeast Asia

Grab today announced the availability of GrabChat, an instant messaging platform built within the app, across all its locations in Southeast Asia to provide a more seamless and speedier pickup to drivers and passengers.