GrabCar – Waspada! Ini 4 Faktor Penyebab Mobil Kamu Sering Minta Jajan di Bengkel

Pernah merasa kesal ketika mobil sering jajan? Mobil sering jajan dan bolak-balik masuk bengkel biasanya membutuhkan biaya besar. Apalagi jika banyak perawatan yang harus dilakukan mobil tersebut. Jika tidak segera diatasi, masalah pada mobil bisa ‘merembet’ dan membuat banyak kerusakan lainnya, sehingga membuat pengeluaran semakin membengkak.

Oleh karena itu, sebagai pemilik mobil, terutama mobil yang selalu aktif di jalan dari pagi hingga malam hari, kamu perlu memperhatikan faktor apa saja yang menjadi penyebab mobil cepat masuk bengkel. Nah, untuk menghindari masalah kerusakan pada mobil, di bawah ini adalah beberapa faktor penyebab mobil cepat masuk bengkel yang wajib kamu hindari.

Jarang service berkala

Sama halnya dengan motor, mobil pun perlu melakukan perawatan berkala. Meski tidak dirasa ada masalah, perawatan berkala ini bisa membantu kamu mencegah terjadinya masalah besar pada mobil. Meski penting dilakukan, ada banyak orang yang mengabaikan hal ini hanya karena malas pergi ke bengkel karena beberapa faktor mulai dari tidak ada waktu atau biaya yang besar. 

Padahal, berbagai komponen di mobil juga memiliki usia pakai yang harus diganti jika sudah mencapai batas waktunya. Jika terus dipaksakan, maka hal ini tentu akan berpengaruh pada menurunnya performa mobil karena penggunaan komponen yang sudah tidak layak pakai.

Mengabaikan lampu indikator

Ketika terjadi sesuatu yang tidak beres, sistem mobil akan memberitahu kamu lewat panel Multi Information Display (MID). Biasanya, tanda MID yang menandakan adanya hal yang tidak beres adalah menyalanya lampu indikator di MID, seperti lampu, check engine, aki, maupun oli.

Jika melihat ada lampu indikator yang menyala ketika berkendara, sebaiknya segera periksakan mobil ke bengkel. Karena jika ditunda, dikhawatirkan kerusakan yang sedang dialami akan semakin parah dan membuat biaya perbaikan menjadi lebih tinggi.

Gaya mengemudi

Banyak yang belum paham ternyata gaya mengemudi mempengaruhi keawetan jangka waktu pakai keawetan komponen mobil. Gaya mengemudi yang kasar seperti terburu-buru melakukan perpindahan gigi, sering melakukan rem mendadak, atau sering menahan kopling ketika macet akan berdampak pada performa mobil dalam jangka panjang. Misalnya, terlalu sering menahan kopling ketika macet pada mobil transmisi manual akan membuat kampas kopling cepat habis. 

Tidak mematikan lampu

Kebiasaan ini juga sering dilakukan pengemudi mobil karena faktor lupa. Nah, tidak mematikan lampu mobil ketika keluar dari mobil dan saat mesin sudah mati, maka energi cadangan aki akan tersedot ke lampu. Jika kebiasaan ini sering dilakukan, maka energi aki akan habis dan mesin mobil menjadi tak bisa dinyalakan.

Nah, itulah beberapa faktor penyebab kenapa mobilmu sering minta jajan di bengkel. Bagi kamu yang tidak ingin terlalu sering “jajan” untuk mobil, kamu bisa gunakan mobil secukupnya dan tidak digunakan seharian untuk aktif di jalan.

Lalu bagaimana bisa mendapatkan penghasilan jika dipakai di jalan hanya sebentar? Tidak perlu panik! Karena sekarang Grab Indonesia punya solusinya. Kamu bisa memanfaatkan layanan GrabRental – Car atau sewa mobil dari Grab.

Dengan registrasi GrabRental, kamu tidak perlu menggunakan mobilmu untuk bekerja seharian di jalan yang nantinya berdampak pada “uang jajan” mobil yang membengkak. Dengan GrabRental, kamu hanya perlu mengeluarkan biaya sewa, dan kamu bisa gunakan mobil tersebut seharian. Kamu juga tidak perlu memikirkan biaya asuransi atau biaya perawatan, karena semuanya ditanggung oleh pihak Grab.

Tertarik untuk mendaftar menjadi mitra GrabRental? Daftar sekarang juga dengan pilih jenis layanan “GrabRental – Car”

#GrabIndonesia