{"id":74776,"date":"2019-11-21T20:21:58","date_gmt":"2019-11-21T12:21:58","guid":{"rendered":"https:\/\/www.grab.com\/id\/?p=74776"},"modified":"2019-11-21T20:21:58","modified_gmt":"2019-11-21T12:21:58","slug":"kisah-mitra-ojol-yang-kini-jadi-mitra-grabfood-teknologi-itu-mempermudah-silaturahmi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.grab.com\/id\/blog\/kisah-mitra-ojol-yang-kini-jadi-mitra-grabfood-teknologi-itu-mempermudah-silaturahmi\/","title":{"rendered":"Kisah Mitra Ojol yang Kini Jadi Mitra GrabFood: Teknologi itu Mempermudah Silaturahmi"},"content":{"rendered":"<p><strong>Medan, November 2019<\/strong> \u2013 Sudah lebih dari setahun, Hermansyah (33) menjadi mitra pengemudi GrabBike sejak dia berhenti bekerja dari perusahaan jasa penitipan barang. Ia bersama istri bersama-sama memenuhi segala kebutuhan 2 anaknya. Yang paling tua berumur 6 tahun dan yang kedua berusia 3 tahun. \u201cAwalnya saat bergabung di GrabBike pada awal 2018 tidak langsung aktif di jalan, karena tidak percaya kalau akan menguntungkan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Hermansyah mulai serius untuk menjalankan orderan setelah diberitahu sesama mitra pengemudi GrabBike yang ditemuinya saat di jalan kalau sudah banyak yang bergabung dan pekerjaan ini sangat menyenangkan, selain juga menguntungkan. \u201cSetelah saya jalani sebulan, pendapatan saya dibanding ketika saya bekerja di perusahaan sebelumnya bisa meningkat lebih dari 50%,\u201d ujarnya sembari tersenyum.<\/p>\n<p>Selama bergabung di Grab, Hermansyah mengatakan banyak suka duka yang didapatkannya. Beragam karakter penumpang sudah dihadapinya. Ada penumpang yang baik, ada juga yang sering marah. Tapi menurutnya hal tersebut cukup dibawa santai saja.<\/p>\n<p>\u201cSaya senang bertemu dengan penumpang yang doyan <em>ngobrol<\/em>, sehingga di jalan tidak merasa bosan. Tetapi sebagai mitra tidak boleh milih-milih penumpang. Yang penting saya berupaya menjalankan tugas sebaik mungkin,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Dia mengatakan setelah berjalan beberapa bulan bergabung sebagai mitra GrabBike, dia melihat peluang untuk membuka usaha makanan di rumahnya dan bergabung dengan GrabFood. Dia dan keluarga memberanikan diri untuk berjualan burger dan kudapan lainnya melalui GrabFood karena usaha warung internet (warnet) yang dijalankan istrinya merugi dan akhirnya tutup. \u201cIstri awalnya takut saat akan bergabung dengan GrabFood, dia khawatir tidak dapat memenuhi pesanan dari pembeli,\u201d ujar Hermansyah.<\/p>\n<p>Namun, ia berusaha meyakinkan istrinya kalau ia akan membantu istrinya untuk mengenalkan cara menggunakan aplikasi. \u201cSaat pertama kali menerima pesanan burger dari pelanggan, istri ketakutan karena saya sedang <em>nge-bid<\/em>, akhirnya saya berhenti <em>nge-bid<\/em> dan kembali ke rumah untuk membantu,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dia pernah berhenti sementara <em>nge-bid<\/em> selama beberapa minggu untuk membantu sang istri menerima dan menyiapkan orderan GrabFood. Hermansyah juga menjelaskan secara perlahan aplikasi GrabFood kepada istrinya. \u201cSaya menjelaskan langkah yang harus disiapkan kalau menerima pesanan burger ataupun kudapan lainnya, setelah istri mengerti baru saya mulai kembali narik,\u201d katanya.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-74777 size-large\" src=\"https:\/\/assets.grab.com\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2019\/11\/21202054\/WhatsApp-Image-2019-11-19-at-11.39.01-700x340.jpeg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"340\" srcset=\"https:\/\/assets.grab.com\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2019\/11\/21202054\/WhatsApp-Image-2019-11-19-at-11.39.01-700x340.jpeg 700w, https:\/\/assets.grab.com\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2019\/11\/21202054\/WhatsApp-Image-2019-11-19-at-11.39.01-250x121.jpeg 250w, https:\/\/assets.grab.com\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2019\/11\/21202054\/WhatsApp-Image-2019-11-19-at-11.39.01-768x373.jpeg 768w, https:\/\/assets.grab.com\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2019\/11\/21202054\/WhatsApp-Image-2019-11-19-at-11.39.01-120x58.jpeg 120w, https:\/\/assets.grab.com\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2019\/11\/21202054\/WhatsApp-Image-2019-11-19-at-11.39.01.jpeg 1280w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p>Hermansyah mengatakan usaha burger buka sejak pukul 09.00 hingga pukul 22.00 dari Minggu sampai Jumat. Khusus Sabtu, usaha burger bisa sampai pukul 24.00. \u201cKalau sedang ramai, satu pesanan bisa sampai puluhan burger ludes. Saya biasanya berhenti narik, kalau orderan burger lagi ramai,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Dia mengaku kalau saat ini penghasilannya dari menjadi mitra GrabBike dan GrabFood memang meningkatkan penghasilannya secara signifikan. \u201cUsaha burger kami bisa cepat berkembang dengan bergabung ke GrabFood, seharinya bisa hingga 50 pesanan kami kerjakan dari GrabFood. Omset sebulan bisa jutaan dan meningkat terus setiap bulannya,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Hermansyah bersyukur karena usahanya beserta istri terus berkembang hingga hari ini, apalagi sekarang usaha burgernya telah menjadi \u201cresto pilihan\u201d. Dia mengaku terkadang sering pulang ke rumah saat waktu tertentu, karena khawatir istrinya kewalahan melayani permintaan burger. \u201cKalau sekarang saya sudah tahu jadwal rame orderan burger, jadi bisa bagi waktu. Saya kasihan karena istri bekerja sendiri di rumah,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dia mengaku bergabung menjadi mitra Grab mengubah pandangannya. Dia melihat teknologi hari ini bisa membantu semua orang. Selain membantu tentu saja memudahkan hidup para penggunanya. Yang paling menarik untuk Hermansyah, ia melihat teknologi dapat mempererat silaturahmi. \u201cKalau mau makan sekarang tidak perlu repot, tinggal <em>order.<\/em> Kalau mau bekerja juga bisa bebas atur waktu untuk bekerja. Grab membuat hidup orang banyak menjadi lebih terbantu,\u201d katanya.<\/p>\n<blockquote><p>Ia mengatakan dukungan dari keluarga dirasa sangat berarti saat menjalankan aktivitasnya di jalanan. Istrinya juga selalu mengingatkan untuk selalu berhati-hati di jalan dan tidak lupa menjalankan ibadah. \u201cSaya tidak boleh arogan di jalan, harus tetap rendah hati dan tidak lupa sholat kata istri saya setiap kali mengingatkan,\u201d ujarnya.<\/p><\/blockquote>\n<p>Selain keluarga, Hermansyah juga banyak terbantu dengan bergabung dengan komunitas GrabBike Birgjen Katamso (GBBK). Di komunitas, Hermansyah mendapatkan begitu banyak hal positif. Ia bersyukur bisa banyak berkenalan dengan mitra-mitra Grab lainnya. \u201cAda banyak teman-teman <em>driver <\/em>yang mengajari dan itu sangat membantu sekali. Itulah juga gunanya komunitas untuk saling berbagi informasi. Jika ada yang punya masalah, pasti yang lain cepat merespon,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Riset dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS) dan Tenggara Strategics menunjukkan <strong>Grab berkontribusi sebesar Rp 2,66 triliun terhadap perekonomian Medan pada tahun 2018<\/strong>. Kontribusi terbesar dihasilkan oleh mitra GrabBike sejumlah Rp 1,06 triliun, diikuti GrabFood sebesar Rp 1,03 triliun, GrabCar senilai Rp 541 milyar, GrabKios individual dan toko sebesar Rp 34 miliar. Sementara, pendapatan mitra pengemudi GrabBike meningkat sebesar 72% dan mitra GrabCar sebesar 86%. Juga, penjualan mingguan mitra <em>merchant<\/em> GrabFood meningkat sebesar 19%. Selain meningkatkan pendapatan para mitra, Grab juga berkontribusi dalam penciptaan lapangan kerja. 31% mitra pengemudi GrabBike dan agen individual GrabKios, serta 29% mitra pengemudi GrabCar tidak memiliki sumber penghasilan tetap sebelum bermitra dengan Grab.<\/p>\n<p>Sesuai dengan komitmen #GrabForGood yang mendorong teknologi yang dipakai Grab memainkan peranan penting dalam memberdayakan para penggunanya untuk memenuhi harapan, ambisi, dan mimpi mereka. Untuk semua mitra pengemudi, platform teknologi mobile yang digunakan Grab tidak hanya menyediakan keleluasaan, tetapi juga\u00a0 menghadirkan rasa damai bagi penggunanya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Medan, November 2019 \u2013 Sudah lebih dari setahun, Hermansyah (33) menjadi mitra pengemudi GrabBike sejak dia berhenti bekerja dari perusahaan jasa penitipan barang. Ia bersama istri bersama-sama memenuhi segala kebutuhan 2 anaknya. Yang paling tua berumur 6 tahun dan yang kedua berusia 3 tahun. \u201cAwalnya saat bergabung di GrabBike pada awal 2018 tidak langsung aktif [&hellip;]","protected":false},"author":643,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[23,91,347],"tags":[],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.grab.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74776"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.grab.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.grab.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.grab.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/643"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.grab.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=74776"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.grab.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74776\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":74780,"href":"https:\/\/www.grab.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74776\/revisions\/74780"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.grab.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=74776"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.grab.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=74776"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.grab.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=74776"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}