{"id":73433,"date":"2019-11-07T15:41:51","date_gmt":"2019-11-07T07:41:51","guid":{"rendered":"https:\/\/www.grab.com\/id\/?p=73433"},"modified":"2019-11-18T13:51:14","modified_gmt":"2019-11-18T05:51:14","slug":"bakso-yang-cuan-bakso-cuanki-serayu-bandung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.grab.com\/id\/blog\/bakso-yang-cuan-bakso-cuanki-serayu-bandung\/","title":{"rendered":"Bakso, bakso apa yang cuan? Bakso Cuanki Serayu Bandung"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Staycation<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> mencuri fokus pikiranku sepanjang minggu ini. Kepalaku sepertinya tidak mampu memproses lagi. Banyak pekerjaan, sedikit daya menyelesaikan. Jenuh sudah merambat sampai ubun-ubun. <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Nggak bisa mikir. Nggak mood kerja. Mesti rehat sejenak, karena jenuhnya sudah mendesak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tak ingin berlarut-larut, kutentukan Bandung sebagai destinasi <em>short getaway<\/em>.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Kota <\/span><span style=\"font-weight: 400\">terdekat dari kotaku ini cuma berjarak 3 jam dengan naik kereta. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Terbayang dimanjakan pemandangan yang berbeda, dan terbayang Bandung, suasana kota yang retro namun bertolak belakang dengan kehidupan yang modern. Merindukan. Tak pernah membosankan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jari-jariku semangat lagi untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">scrolling-scrolling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> mencari lokasi menghabiskan akhir minggu. Ke mana menginap dan ke mana makan. Tak kuhiraukan hal yang lainya. Ingin segera tekan GrabNow untuk mengejar kereta yang berangkatnya tercepat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kata orang Bandung sudah panas. Kataku sih masih cukup adem. Anginnya berhembus sejuk sesekali. Mungkin tertiup dari pepohonannya yang berjajar.\u00a0 <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Turun dari peron, mood beranjak terangkat. Jemariku pun nggak sabar pesan GrabCar untuk menyusuri kota. Plong, terlepas dari rutinitas. Setara meditasi yang memberikan pencerahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sambil melewati kafe dan resto yang unik, nampak antrean panjang yang menarik perhatian. Di depan tempat makan Bakso Cuanki Serayu Bandung.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kebetulan tempat menginapku sudah dekat. Selonjor sebentar dan menaruh barang, lalu aku akan berjalan kaki ke sana untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">brunch<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (sarapan hampir jam makan siang).<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Semua kayanya tahu cuanki. Jajanan tradisional khas Sunda ini pertama dikenalkan orang Tionghoa sekitar tahun 60-an dan biasa dijajakan keliling kampung dengan cara dipikul. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pak Kusno, adalah sosok yang sukses memperkenalkan cuanki. Dari Kebumen dia merantau ke Bandung untuk berjualan cuanki dengan gerobak pikul. Siapa sangka cuankinya laris sekali, sampai bisa buka kedai sendiri, bahkan buka cabang lagi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Bakso Cuanki Serayu Bandung buka tahun 1997, dan pelanggannya langsung banyak. Tak hanya dari dalam kota, tapi juga luar kota seperti Jakarta. Membuat cuanki jadi jajanan legendaris dan difavoritkan sejak era 90an.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Mau tahu apa itu kepanjangan dari Cuanki? Cuanki singkatan dari cari uang jalan kaki. Sesuai dengan asalnya Bakso Cuanki Serayu Bandung yang berawal sebagai dagangan keliling sebelum menjadi kedai. <\/span><\/p>\n<p>&#8220;Selalu rame ya di sini?&#8221;, kubuka <span style=\"font-weight: 400\">obrolan dengan pelanggan yang mengantre di belakangku.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u201cSelalu! Yang Jalan Mangga juga sering penuh. Ada juga di Jalan Cihapit, sama, tapi jualnya pakai gerobak di pinggir jalan,\u201d\u00a0<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-73697 size-large\" src=\"https:\/\/assets.grab.com\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2019\/11\/06192346\/Ambience-3-700x700.png\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"700\" srcset=\"https:\/\/assets.grab.com\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2019\/11\/06192346\/Ambience-3-700x700.png 700w, https:\/\/assets.grab.com\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2019\/11\/06192346\/Ambience-3-150x150.png 150w, https:\/\/assets.grab.com\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2019\/11\/06192346\/Ambience-3-250x250.png 250w, https:\/\/assets.grab.com\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2019\/11\/06192346\/Ambience-3-768x768.png 768w, https:\/\/assets.grab.com\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2019\/11\/06192346\/Ambience-3-120x120.png 120w, https:\/\/assets.grab.com\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2019\/11\/06192346\/Ambience-3.png 1080w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kagum. Memandangi antrean yang sampai duduk di bawah pohon trotoar samping atau seberang, dan tidak keberatan juga, walau harus memarkir mobil agak jauh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dan tiba juga giliranku di antrean terdepan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pelayanannya cukup gesit. Pesan langsung di depan gerobak, mau Cuanki atau Batagor. Bedanya, batagor dengan saus kacang, cuanki dengan kuah bakso. Bebas mau seporsi atau setengah porsi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&#8220;Satu porsi Cuanki, Aa.&#8221;, kataku.<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dan tangan sang penjual segera menari, dengan lihai comot ini itu meramu pesananku.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">&#8220;Ini buka tiap hari, Aa?&#8221;, tanyaku.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">&#8220;Buka. Cuman libur setiap Senin pertama awal bulan.&#8221;<\/span><\/p>\n<p>&#8220;Ramee banget ya, antreannya sampai trotoar samping dan seberang.&#8221;, kataku lagi.<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u201cMenantu mantan presiden pernah ke sini.\u201c ujar penjual bangga sambil menuangkan kuah ke mangkuk. \u201cAda juga yang beli buat bawa ke luar kota seperti Bali dan Pekanbaru. Kita t<\/span><span style=\"font-weight: 400\">erima juga buat acara, mulai dari arisan, ulang tahun, sampai pernikahan. <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Kalau pesan minimal 100 porsi, bisa mengirim orang buat melayani tamu.<\/span><span style=\"font-weight: 400\">\u201d lanjutnya.<\/span><\/p>\n<p>&#8220;Ohh.. Ok, Aa.&#8221;, sambutku pendek, kadung ngiler menghirup asap kuahnya.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-73695 size-large\" src=\"https:\/\/assets.grab.com\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2019\/11\/06191955\/Food-Details-2-700x700.png\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"700\" srcset=\"https:\/\/assets.grab.com\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2019\/11\/06191955\/Food-Details-2-700x700.png 700w, https:\/\/assets.grab.com\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2019\/11\/06191955\/Food-Details-2-150x150.png 150w, https:\/\/assets.grab.com\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2019\/11\/06191955\/Food-Details-2-250x250.png 250w, https:\/\/assets.grab.com\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2019\/11\/06191955\/Food-Details-2-768x768.png 768w, https:\/\/assets.grab.com\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2019\/11\/06191955\/Food-Details-2-120x120.png 120w, https:\/\/assets.grab.com\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2019\/11\/06191955\/Food-Details-2.png 1080w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dan baru percaya. Melihat semangkuk cuanki sudah di depan mata. Isinya memang banyak ternyata. Aromanya nggak malu-malu menyapa. Seporsi isinya berlimpah. Bakso, siomay, pangsit, tahu, dan kuah setengah mangkuk.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kuantar sendok ke mulut yang sudah menganga. Legitnya betul-betul nyata, sesuai dengan cerita. <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Tekstur cuankinya unik. Pertama kali kutemukan seperti ini. Kulit keringnya garing, tidak berminyak sama sekali. Begitu dikunyah, sekian detik saja lumer dalam mulut. Nikmat juga aci gorengnya. Tidak terlalu liat, nggak membuat pegel rahang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tambahkan lagi saus, kecap, dan bawang sesuai selera, jadi memperkuat rasanya. <\/span>Kembaran bakso malang yang penyajiannya mirip bakso ini, disajikan dengan kuah kaldu bening. Tetapi bukan menggunakan tulang sapi, melainkan rebusan tulang ikan untuk kaldunya.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-73698 size-large\" src=\"https:\/\/assets.grab.com\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2019\/11\/06192614\/Food-Prep-2-700x700.png\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"700\" srcset=\"https:\/\/assets.grab.com\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2019\/11\/06192614\/Food-Prep-2-700x700.png 700w, https:\/\/assets.grab.com\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2019\/11\/06192614\/Food-Prep-2-150x150.png 150w, https:\/\/assets.grab.com\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2019\/11\/06192614\/Food-Prep-2-250x250.png 250w, https:\/\/assets.grab.com\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2019\/11\/06192614\/Food-Prep-2-768x768.png 768w, https:\/\/assets.grab.com\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2019\/11\/06192614\/Food-Prep-2-120x120.png 120w, https:\/\/assets.grab.com\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2019\/11\/06192614\/Food-Prep-2.png 1080w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sambil mengunyah, pandanganku melayang ke setiap sudut ruangan. <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Buat tempat makan yang berlokasi di tengah kota, sekilas tempat ini mirip warteg atau warung. Tetapi begitu masuk, dalamnya cukup luas. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tersedia dua lajur antrean terpisah untuk pelanggan yang mau <em>dine in<\/em> dan <em>take away<\/em>. Lajur yang kiri untuk makan di tempat, lajur yang kanan untuk pesan dibungkus. <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Pantas tadi di kanan rata-rata berjaket Grab. Untung aku nggak salah antrean.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menemukan bangku gampang. Selain bangku dalam, ada cukup banyak juga bangku di luar yang <\/span><span style=\"font-weight: 400\">serasa halaman rumah. <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Seger! Berada di luar. Mendengarkan percakapan yang lalu lalang, s<\/span><span style=\"font-weight: 400\">ambil baca-baca <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">review<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang bilang jangan melewatkan batagornya. Ok. Itu akan aku pesan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Mungkin sorean lewat GrabFood aku pesan, karena perut sudah tidak muat. <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Modal belasan ribu, terpuaskan. <\/span>Kalau masih ingin sesuatu, di teras kedai dijajakan es lilin tape dan buah potong, yang harganya nggak lebih dari lima ribu.<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Nggak heran kedainya ramai. Kutinggalkan review bagus untuk Bakso Cuanki Jalan Serayu. Kuliner pertama di kota Paris Van Java. Dan melanjutkan perjalanan ke lokasi tongkrongan berikutnya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">ALAMAT Jalan Serayu, Jalan Cipahit, Jalan Mangga, Bandung, atau pesan di GrabFood<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">HARGA Kira-kira Rp17.000 per porsi<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">DETAIL Buka setiap hari dari pukul 11 pagi sampai 7 malam<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">MENU REKOMENDASI Cuanki dan Batagor<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Sambil staycation, rambah Bakso Cuanki Serayu Bandung yang selalu ramai sejak 1997, cukup modal belasan ribu, ceunah.","protected":false},"author":781,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[23,391],"tags":[],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.grab.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/73433"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.grab.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.grab.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.grab.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/781"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.grab.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=73433"}],"version-history":[{"count":44,"href":"https:\/\/www.grab.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/73433\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":73928,"href":"https:\/\/www.grab.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/73433\/revisions\/73928"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.grab.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=73433"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.grab.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=73433"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.grab.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=73433"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}