{"id":122001,"date":"2023-03-07T14:29:49","date_gmt":"2023-03-07T06:29:49","guid":{"rendered":"https:\/\/www.grab.com\/id\/?p=122001"},"modified":"2023-09-27T12:03:07","modified_gmt":"2023-09-27T04:03:07","slug":"grab-indonesia-9-kegiatan-anti-mainstream-yang-jadi-solusi-pengangguran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.grab.com\/id\/blog\/driver\/grab-indonesia-9-kegiatan-anti-mainstream-yang-jadi-solusi-pengangguran\/","title":{"rendered":"Grab Indonesia &#8211; 15 Solusi Efektif Mengatasi Pengangguran di Indonesia"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/9ms4upxzg5f3s5_wngM8cbSoeztMM0JUEKU4tgTWTs_k9imnWLG93CpMkPvkjJqjOUCd6mc2dWHnHA0JAzxEbzedFiOElZQlpobJi6-Ree0ycCdJbTkKLpWWyY2qo-zNLOIdXdvIkg=w2400\" width=\"350\" height=\"170\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Label pengangguran sering menjadi beban ketika menunggu panggilan kerja, apalagi bagi yang baru lulus kuliah atau yang sedang masa transisi pindah ke kantor baru. Kesannya, kamu tidak memiliki kegiatan sama sekali, padahal usiamu masih tergolong produktif. Lalu bagaimana solusi pengangguran yang bisa dilakukan agar tetap produktif?<\/span><\/p>\n<h2><strong>Hal Produktif yang Dapat Dilakukan Saat Menganggur<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menunggu panggilan kerja bukanlah hal yang menyenangkan, bahkan bisa membuat <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">overthinking<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> karena berkaitan dengan kelangsungan hidup selanjutnya. Sehari rasanya berjalan lebih lama karena belum ada kegiatan rutin yang bisa menghasilkan pendapatan rutin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sambil menunggu pekerjaan impian,\u00a0 kamu bisa coba memanfaatkan waktu luang kamu agar tetap produktif dan menjaga keseimbangan hidup. Berikut beberapa kegiatan yang bisa dilakukan sebagai solusi pengangguran yang anti -mainstream.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><strong>1. Buat rencana hidup dengan jadwal yang teratur<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selama menjadi pengangguran kamu tentu belum memiliki jadwal <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">meeting<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> atau bertemu klien yang tertata. Meski begitu, untuk melatih kedisiplinan kamu nanti setelah bekerja, cobalah mulai membuat rencana kegiatan seharian di malam sebelumnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kamu dapat membuat jadwal mulai dari jam untuk bangun pagi, lalu apa yang akan dilakukan setelahnya. Misalnya kegiatan sederhana seperti mengantar adik ke sekolah atau menjemput orang tua dari kantor juga bisa kamu masukkan ke jadwal. Lalu, cobalah menentukan kegiatan apa yang dapat mengisi waktumu, dan bermanfaat demi meningkatkan pengetahuan serta kemampuanmu, sampai pada akhirnya tidur dengan jam yang teratur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menganggur dan mencari kerja adalah masa-masa paling rawan stres, sehingga menjaga pikiran tetap sehat dengan menjalani rutinitas teratur bisa jadi solusi bagi kamu untuk menjaga kesehatan fisik yang berdampak baik juga pada mental.<\/span><\/p>\n<h3><strong>2. Bangun pagi dan merapikan kamar atau rumah<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pengangguran identik dengan tidur tengah malam, kemudian bangun siang hari karena tidak ada kewajiban untuk pergi ke kantor atau urusan lainnya yang dimulai pagi hari. Solusi pengangguran yang bisa kamu lakukan untuk tetap produktif adalah dengan tetap bangun di pagi hari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Meski tidak memiliki kegiatan cobalah bangun pagi hari untuk membereskan kamar sendiri, merapikan rumah, atau sekadar menyiram tanaman dan mencuci mobil. Ini bisa menjadi kegiatan positif untuk mengisi pagimu. Selain produktif, badan juga akan terlatih untuk berkegiatan sejak pagi, sehingga ketika kamu sudah mulai bekerja, kamu tidak akan kaget.<\/span><\/p>\n<h3><strong>3. Bijak menggunakan uang<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ketika kamu menganggur dan belum bisa menghasilkan uang sendiri, pastikan juga kamu tidak merepotkan kedua orang tua. Kurangi frekuensi nongkrong dan belanja<\/span><em><span style=\"font-weight: 400\"> online<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> selama menjadi pengangguran. Meski beberapa orang tua tidak keberatan untuk memberikan uang, kamu tetap harus bijak menggunakan uang tersebut, apalagi jika kamu masih menganggur dan belum bisa mendapatkan penghasilan sendiri.<\/span><\/p>\n<h3><strong>4. Ciptakan koneksi\u00a0<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan pekerjaan, salah satunya dengan bantuan koneksi. Untuk itu, manfaatkan masa pengangguranmu ini untuk memperluas networking dengan mencari koneksi baru atau menghubungi kawan-kawan lama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berusahalah untuk menjaga koneksi dengan orang di sekitar dan ciptakan kesan yang baik untuk mereka. Jika sewaktu-waktu salah satu dari mereka memiliki lowongan yang cocok untukmu, kamu pun bisa mendapatkan kesempatan tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ketika menganggur mungkin kamu akan merasa kurang percaya diri saat harus berhadapan dengan teman yang sudah jauh lebih tinggi karirnya atau sedang semangat beradaptasi dengan pekerjaan baru, namun cobalah terus berpikir positif agar kamu tidak minder dan tetap menatap hari depan penuh harapan.<\/span><\/p>\n<h3><strong>5. Sempatkan waktu untuk berolahraga<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ketika sudah bekerja banyak orang yang mengeluh tidak bisa berolahraga karena tidak adanya waktu. Nah, ketika menganggur inilah kamu bisa memanfaatkan waktu untuk berolahraga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Bukan hanya baik bagi kesehatanmu saja, namun juga bisa menjaga kesehatan mental dan menjaga pikiran tetap positif. Hal ini karena ketika olahraga tubuh akan mengeluarkan hormon endorfin yang dapat membuatmu merasa lebih baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kamu bisa memilih olahraga sesuai yang kamu inginkan mulai hanya sekedar lari, bersepeda, main basket, berenang, ataupun badminton. Kamu juga bisa melakukan olahraga sendirian atau bersama teman sambil melakukan networking.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><strong>6. Pelajari hal baru dan tingkatkan kemampuanmu<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Semua orang pasti berharap untuk berkembang, nah di masa inilah saatnya kamu kembali belajar dan meningkatkan kemampuanmu. Menurut penelitian, perubahan pesat pada teknologi menciptakan lubang kemampuan yang cukup besar dari para kandidat pencari kerja sehingga membuat beberapa posisi sulit untuk diisi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jadi, penting untuk berusaha selalu belajar dan mengikuti perkembangan skill terbaru yang dibutuhkan. Tunjukkan bahwa kamu menyempatkan waktu untuk belajar hal baru.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kamu bisa coba dengan\u00a0 mengikuti kursus, pelatihan atau webinar yang dapat memberikan sertifikasi kemampuan yang meningkatkan nilai jualmu sebagai pencari kerja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Saat ini kegiatan webinar bisa kamu dapatkan dengan mudah dan gratis. Sehingga bukan hanya menambah pengetahuan, kamu pun bisa mendapatkan teman baru dan ide-ide baru.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><strong>7. Tambah pengalaman dengan program magang<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Bagi kamu yang baru lulus kuliah dan belum mendapatkan pekerjaan, kamu bisa coba kesempatan magang di perusahaan. Magang bisa jadi kesempatan yang akan memberikan kamu pengalaman kerja yang nyata. Kamu akan dibimbing dan diberi ilmu secara cuma-cuma. Terlebih lagi, ada beberapa perusahaan yang membayar peserta magangnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ini bisa jadi solusi pengangguran yang ingin langsung terjun ke dunia kerja nyata. Disinilah kamu akan mendapatkan banyak ilmu yang mungkin tidak akan kamu temui ketika kuliah. Saat magang, kamu juga bisa mengikuti <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">course <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">yang diadakan perusahaan secara gratis, sehingga bantu kamu meningkatkan skill sekaligus pengalaman yang tidak terlupakan.<\/span><\/p>\n<h3><strong>8. Aktif mengikuti <em>job fair<\/em>\u00a0<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jangan hanya menunggu panggilan saja, solusi pengangguran yang bisa kamu lakukan adalah tetap datang ke acara <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">job fair<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> yang berkualitas. Di acara ini kamu bisa mendapatkan pengalaman sekaligus membantu kamu melakukan networking dengan para pekerja lainnya. Dengan mengikuti <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">job fair<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">, kamu juga akan semakin memahami alur proses seleksi dan kriteria pekerja yang paling banyak dicari perusahaan.<\/span><\/p>\n<h3><strong>9. Mendaftar menjadi mitra Grab sambil menunggu pekerjaan impian<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Bagi kamu yang sudah melakukan semua cara di atas namun tetap belum mendapatkan pekerjaan yang diinginkan jangan khawatir. Kamu bisa menunggu panggilan sambil mendaftar menjadi mitra Grab. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan penghasilan sendiri tanpa harus merepotkan orang tua. Dengan memiliki penghasilan sendiri kamu bisa lebih aktif membangun <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">networking <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">dan datang mengikuti <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">job fair<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> ataupun mempelajari hal baru dengan mengikuti pelatihan berbayar.<\/span><\/p>\n<p><strong><em>Baca Juga: <\/em><\/strong><a href=\"https:\/\/www.grab.com\/id\/blog\/driver\/grab-indonesia-berapa-lama-proses-untuk-menjadi-mitra-grab-cari-jawabannya-di-sini\/\"><strong><em>Berapa Lama Proses untuk Menjadi Mitra Grab? Cari Jawabannya di Sini!<\/em><\/strong><\/a><strong><em>\u00a0<\/em><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Bukan hanya sekedar mendapat penghasilan, dengan menjadi mitra Grab kamu juga bisa bertemu banyak orang yang mungkin saja nantinya bisa menjadi <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">network <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">yang akan membantu kamu mendapatkan pekerjaan. Nah, bagi kamu yang tertarik untuk bergabung menjadi mitra Grab, ikuti langkah berikut ini untuk lakukan pendaftaran mitra Grab.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Klik link pendaftaran di <\/span><a href=\"https:\/\/register.grab.com\/id\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/register.grab.com\/id<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> atau download\u00a0 <\/span><a href=\"https:\/\/grabdriver.onelink.me\/iF8S\/ezcg6c9r\"><span style=\"font-weight: 400\">aplikasi Grab<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Lengkapi data diri dan pilih jenis layanan yang kamu inginkan.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Mulai dari GrabBike, GrabCar, GrabRental (Sewa Mobil), atau GrabElectric (Sewa Motor Listrik).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Jika pendaftaran online berhasil, kamu akan diminta untuk datang ke kantor cabang terdekat setelah mendapatkan undangan resmi dari pihak Grab.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Kunjungi kantor cabang Grab sesuai yang tertera di dalam SMS atau email konfirmasi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Jika sudah selesai, barulah akun Grab Driver kamu aktif dan bisa digunakan untuk mengambil orderan.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Mudah bukan? Jadi tunggu apalagi, jadi bagian mitra Grab sekarang!<\/span><\/p>\n<p><strong><em>Baca Juga : <\/em><\/strong><a href=\"https:\/\/www.grab.com\/id\/blog\/driver\/grab-indonesia-bingung-mau-daftar-grabrental-ini-kelebihan-kekurangan-sewa-mobil-untuk-ambil-orderan-grabcar\/\"><strong><em>Bingung Mau Daftar GrabRental? Ini Kelebihan &amp; Kekurangan Sewa Mobil untuk Ambil Orderan GrabCar<\/em><\/strong><\/a><\/p>\n<h2><strong>15 Cara Mengatasi Pengangguran di Indonesia<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ada banyak cara mengatasi pengangguran, terutama dari sisi pemerintah dan perusahaan. Berikut beberapa cara mengatasi pengangguran di Indonesia.<\/span><\/p>\n<h3><strong>1. Perbanyak lowongan kerja<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Banyaknya pengangguran bisa diakibatkan karena lapangan pekerjaan yang minim. Oleh karena itu, perusahaan perlu memperbanyak lapangan kerja dan menyebarkan informasi lowongan kerja untuk akan mempermudah <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">jobseeker<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> mendapatkan pekerjaan.<\/span><\/p>\n<h3><strong>2. Memberikan <em>training<\/em> kerja<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Biasanya orang yang baru lulus sekolah atau kuliah belum memiliki pengalaman kerja dan keterampilan kerja pun masih di bawah standar perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan perlu memberikan pelatihan kerja bagi karyawannya, terutama bagi <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">fresh graduate<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> yang baru masuk ke dunia kerja.<\/span><\/p>\n<h3><strong>3. Memberikan sertifikasi <em>training <\/em>kerja<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pelatihan kerja yang diberikan tidak bisa berakhir cuma-cuma. Pihak penyelenggara kerja juga perlu mempertimbangkan untuk memberikan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">benefit<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> yang bisa digunakan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">jobseeker<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">, salah satunya memberikan sertifikat resmi yang bisa digunakan untuk melamar kerja.\u200d<\/span><\/p>\n<h3><strong>4. Memberikan <em>workshop<\/em> usaha<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selain pelatihan kerja, pemerintah juga bisa memberikan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">workshop<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> usaha untuk mengatasi masalah pengangguran di Indonesia. Pelatihan ini diberikan untuk membantu masyarakat dalam membuka usaha sendiri dan menciptakan lapangan pekerjaan baru yang nantinya juga dapat membantu pemerintah mengurangi masalah pengangguran.\u200d<\/span><\/p>\n<h3><strong>5. Memberikan pinjaman modal<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Modal tentu saja menjadi alasan utama kenapa orang tidak membuka usaha. Oleh karena itu, pemerintah bisa membantu memberikan kemudahan pinjaman modal usaha kepada masyarakat yang memiliki ide bisnis yang memang sudah matang.<\/span><\/p>\n<h3><strong>6. Penyuluhan informasi lowongan kerja<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Meskipun akses informasi sudah sangat mudah di kemajuan teknologi seperti sekarang, tetapi untuk daerah pelosok masih banyak yang belum mendapatkan kemudahan tersebut. Oleh karena itu, penyuluhan informasi lowongan kerja harus dilakukan dengan manual sehingga bisa merata di seluruh wilayah Indonesia.<\/span><\/p>\n<h3><strong>7. Memberikan informasi variasi bidang kerja<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Cara mengatasi pengangguran selanjutnya adalah dengan memberikan informasi tentang variasi bidang kerja. Bukan hanya sekedar guru, PNS, dokter, pilot, namun ada banyak bidang karir baru yang bisa memberikan jaminan masa depan yang cerah.<\/span><\/p>\n<h3><strong>8. Penyuluhan literasi teknologi<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Salah satu alasan tingginya pengangguran adalah masyarakat yang belum bisa menerima kehadiran kemajuan zaman dan kurang melek digital dan kemajuan teknologi lainnya. Agar literasi digital dan teknologi ini bisa dikurangi, pemerintah, perusahaan, dan masyarakat lainnya bisa saling membantu memberikan penyuluhan intensif yang membantu masyarakat awam lebih memahami dan memanfaatkan kemajuan teknologi.<\/span><\/p>\n<h3><strong>9. Mempermudah syarat kerja<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ketika <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">jobseeker<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> memiliki pendidikan rendah sedangkan syarat untuk bisa diterima harus di jenjang pendidikan tertentu, hal ini tentu membuat <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">jobseeker<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> menyerah. Oleh karena itu, pemerintah harus bisa bekerja sama dengan perusahaan untuk bisa memberikan kemudahan syarat kerja dengan baik di beberapa posisi yang memang bisa dimasuki oleh semua orang dengan mudah.<\/span><\/p>\n<h3><strong>10. Menyingkat proses pekrutmen<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Proses rekrutmen yang lama membuat <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">jobseeker<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> menunggu ketidakpastian terlalu lama yang nantinya menyulitkan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">jobseeker<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">. Sebaiknya perusahaan coba mengevaluasi waktu proses rekrutmen dengan mempersingkat waktu penerimaan. Jadi, pelamar bisa dengan cepat menerima informasi diterima atau tidak.<\/span><\/p>\n<h3><strong>11. Meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Rendahnya pendidikan bukan hanya dikarenakan faktor ekonomi masyarakat rendah, tetapi juga kurangnya kesadaran bahwa pendidikan itu penting, terutama di daerah pelosok Indonesia. Oleh karena itu, penyuluhan terhadap informasi bahwa pendidikan itu penting dimiliki oleh seluruh lapisan masyarakat, perlu dilakukan pemerintah.<\/span><\/p>\n<h3><strong>12. Meningkatkan perpindahan penduduk<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ketika usaha untuk meratakan daerah industri kerja belum tercapai dengan baik, cara mengatasi pengangguran yang efektif adalah meningkatkan perpindahan penduduk. Daerah yang masih minim serapan tenaga kerja bisa mengirim penduduknya ke daerah yang memiliki banyak pabrik, sehingga bisa lebih banyak menyerap tenaga kerja.<\/span><\/p>\n<h3><strong>13. Penempatan kerja yang sesuai<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Cara mengatasi pengangguran yang bisa dilakukan selanjutnya adalah menempatkan pekerja di bidang kerja yang sesuai dengan kemampuannya. Upaya ini sudah dimulai dengan pembuatan kartu kuning di mana nantinya <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">jobseeker<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> yang memiliki kartu ini akan diberikan akses untuk mendapatkan informasi lowongan kerja yang sesuai dengan data yang dimasukkan ketika membuat kartu tersebut.<\/span><\/p>\n<h3><strong>14. Memperbaiki pertumbuhan ekonomi<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Perbaikan pertumbuhan ekonomi juga memengaruhi angka pengangguran di Indonesia. Dengan pertumbuhan ekonomi yang baik, angka konsumsi di Indonesia pun ikut meningkat. Oleh karena itu, pemerintah bisa membantu masalah ini dengan memberikan kemudahan dalam pendirian usaha sehingga masyarakat bisa memiliki usaha produktif yang menjadi peluang perluasan lapangan kerja.\u200d<\/span><\/p>\n<h3><strong>15. Memberikan subsidi prakerja<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Salah satu cara mengatasi pengangguran yang sudah dijalankan oleh pemerintah Indonesia sejak beberapa tahun terakhir adalah subsidi prakerja. Subsidi ini menjadi inisiatif yang baik karena <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">jobseeker<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> bisa mendapatkan biaya hidup dan biaya pelatihan kerja untuk bekal menjadi karyawan yang unggul, sehingga dapat membantu mengurangi angka pengangguran yang ada.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Itulah beberapa cara mengatasi pengangguran di Indonesia sekaligus hal-hal yang bisa dilakukan kamu sambil menunggu panggilan kerja. Grab Indonesia di sini hadir memberikan solusi bagi kamu yang ingin cepat bekerja tanpa perlu mengkhawatirkan persyaratan kerja yang ribet.<\/span><\/p>\n<p><strong><em>Baca Juga: <\/em><\/strong><a href=\"https:\/\/www.grab.com\/id\/blog\/driver\/grab-indonesia-daftar-menjadi-mitra-grab-secara-online-sat-set-sat-set-cuan-di-tangan\/\"><strong><em>Daftar Menjadi Mitra Grab Secara Online, Sat Set Sat Set, Cuan di Tangan!<\/em><\/strong><\/a><strong><em>\u00a0<\/em><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kamu bisa langsung mendaftar menjadi bagian dari mitra Grab dengan <\/span><span style=\"font-weight: 400\">download aplikasi resmi\u00a0<\/span><a href=\"https:\/\/grabdriver.onelink.me\/iF8S?af_xp=custom&amp;pid=ID_GTDAX_SEO&amp;is_retargeting=true&amp;c=ID_GTDAX_SEO&amp;af_dp=grabdriver%3A%2F%2Fopen\"><span style=\"font-weight: 400\">Grab Driver<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> dan ikuti petunjuk pendaftaran yang ada.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sumber:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.kitalulus.com\/seputar-kerja\/cara-mengatasi-pengangguran<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"Label pengangguran sering menjadi beban ketika menunggu panggilan kerja, apalagi bagi yang baru lulus kuliah atau yang sedang masa transisi pindah ke kantor baru. Kesannya, kamu tidak memiliki kegiatan sama sekali, padahal usiamu masih tergolong produktif. Lalu bagaimana solusi pengangguran yang bisa dilakukan agar tetap produktif? Hal Produktif yang Dapat Dilakukan Saat Menganggur Menunggu panggilan [&hellip;]","protected":false},"author":1444,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.grab.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122001"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.grab.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.grab.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.grab.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1444"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.grab.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=122001"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.grab.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122001\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":134149,"href":"https:\/\/www.grab.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122001\/revisions\/134149"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.grab.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=122001"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.grab.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=122001"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.grab.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=122001"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}