Masyarakat

Kesempatan untuk semua

Seiring berkembangnya teknologi, kami percaya semua orang bisa maju. Kami ingin memastikan semua orang bisa mengambil manfaat dari ekonomi digital.

Membantu usaha kecil untuk berhasil

Dari toko tradisional hingga start-up, kami membantu mereka menumbuhkan usaha secara lebih efisien melalui edukasi, alat-alat, serta akses menuju jutaan konsumen di aplikasi kami. Puluhan ribu warung di Indonesia, Jollijeeps di Filipina, pedagang asongan di Singapura, serta banyak pedagang jalanan lainnya di wilayah Asia Tenggara telah mendapat keuntungan dari program ini.

Tujuan kami adalah membangun lebih dari 14 juta pengusaha mikro pada tahun 2025.

Memperbaiki akses digital bagi mereka yang tidak terlayani.

Kami ingin memberdayakan lebih banyak orang di Asia Tenggara untuk mendapatkan akses ke teknologi bagi beberapa orang untuk pertama kalinya, peningkatan keterampilan, dan layanan digital. Tujuan kami adalah memperbaiki akses digital kepada 3 juta masyarakat di Asia Tenggara pada tahun 2025, menawarkan mereka lebih banyak pilihan dan kesempatan untuk memperbaiki kualitas hidup mereka.

Di Singapura, kami punya klinik digital untuk para lansia mempelajari fungsi-fungsi inti dari smartphone dan aplikasi Grab mereka. Para relawan Grab kami akan membantu mereka mempelajari aplikasi Grab sesuai dengan kecepatan belajar mereka masing-masing melalui sesi pribadi.

Memberdayakan mereka yang memiliki keterbatasan.

Di tahun 2018, program Mendobrak Sunyi diluncurkan di Indonesia, Singapura, Thailand dan Malaysia demi membuat aplikasi kami menjadi lebih bisa diakses oleh mitra pengemudi, mitra pengiriman serta pedagang yang tuli atau memiliki keterbatasan pendengaran. Kini mereka bisa menggunakan alat-alat yang praktis serta fitur-fitur di dalam aplikasi untuk berkomunikasi secara efektif dengan pelanggan. Di tahun 2020, kami menargetkan untuk membantu lebih dari 1,000 mitra dengan keterbatasan fisik, termasuk pengguna kursi roda, untuk dapat memperbaiki kehidupan mereka melalui aplikasi Grab.

Mitra komunitas kami termasuk Federasi Tuli Malaysia (MFD), Asosiasi Tuli Singapura (SADeaf), Asosiasi Tuli Nasional Thailand (NADT), Gerkatin, Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) serta Program Pembangunan Tuli Kamboja (DDP).