Menu Driver Sign-Up

GrabCar Bali – Kode Etik Pengemudi

Peralihan Sanksi Larangan Mengemudi Menjadi Denda Tarif

Berlaku mulai Maret 2017

Tujuan:

Sebelum kode etik terbaru ini ditetapkan, sanksi yang diberlakukan untuk para Mitra Grab yang melakukan pelanggaran kode etik adalah Sanksi Waktu, dimana para Mitra yang melanggar untuk sementara waktu tidak akan dapat mengemudi untuk Grab untuk mencari penghasilan untuk diri sendiri dan keluarga. Melalui perubahan Sanksi Waktu menjadi Denda Tarif ini, Grab bertujuan untuk tetap meningkatkan produktifitas para Mitra pengemudi dan memungkinkan mereka untuk tetap berkesempatan mendapatkan penghasilan.

Pelaksanaan:

Metode pelaksanaan Denda Tarif ini akan dilakukan berupa pemotongan secara otomatis oleh tim GRAB dari saldo akun Mitra Grab yang melanggar sesuai dengan bobot kode etik yang dilanggar.

Berikut adalah beberapa pengecualian untuk pelaksanaan Denda Tarif ini.

  • Dugaan gaming : memanipulasi perangkat selular milik sendiri atau milik orang lain secara ilegal untuk mencapai target insentif tertentu dari Grab.
  • Kekerasan terhadap penumpang: bertindak kasar atau tidak sopan terhadap penumpang Grab, termasuk tindakan pelecehan seksual.

Silahkan merujuk kepada file berikut untuk mempelajari rujukan kode etik dan sanksi terbaru  (Revisi Maret 2017)

*klik disini untuk lebih jelas : KODE ETIK GRABCAR BALI – MARET 2017